Sabtu, 27 Mei 2017

LAZISNU REMBANG BERBAGI BERKAH BERSAMA 100 DHUAFA’



LAZISNU REMBANG BERBAGI BERKAH BERSAMA 100 DHUAFA’


Bertempat di Gang Kulit no 3 di salah satu ketua syuriah, PC. LAZISNU Kab Rembang menyambut Ramadhan 1438 H dengan mengadakan acara kirim donga arwah  dan pembagian zakat maal kepada dhu’afa yang berada di ranting desa  Sawahan.
Menurut H. Abdul Rosyad Siddiq selaku ketua koordiator kegiatan Romadhon, acara pembagian zakat maal kepada 100 mustahiq dimulai pukul 16.00 WIB. Acara yang juga dihadiri Ketua Syuriah dan Tanfidziah PCNU,  ketua BAZNAS Kab Rembang, dan ketua LDNU serta relawan LAZISNU ini diawali dengan tahlil. Bacaan  tahlil ditujukan kepada  keluarga hadirin yang  telah meninggal. .
Dalam sambutan sebagai ketua LAZISNU, H. Muslih Musthofa  menyampaikan bahwa  Lazisnu di bulan ini  akan segera melaksanakan beberapa kegiatan   sosial di antaranya buka bersama  dhuafa’ di beberapa desa se kecamatan  Rembang dan program berbagi berkah bersama  100 anak yatim. Santunan anak yatim akan diselenggarakan hari selasa tanggal 13 Juni bertempat  di Sanggar Cakraningrat. Kegiatan ini bekerjasama dengan dalang kondang  dari Rembang, Ki Sigit Ariyato, S.Sn
Sebagai tuan rumah, KH. Drs. M. Taschin memberikan sambutan dan mengupas secara bernas tentang penampakan amal sedekah yang disarikan dari surat al baqarah ayat 271. Menurut beliau, menampakkan amal sedekah itu mendapatkan privilidge tersediri  dan diakui dalam kitab suci sebagai amal yang baik.
Ketua Tanfidziyyah PC Nahdlatul Ulama’- Bapak KH. Ahmad Sunarto, mendapat kehormatan untuk secara simbolis menyerahkan santunan  kepada salah satu mustahiq zakat. Acara ini diakhiri dengan tausiyah dari KH. Ahmad Hazim Mabrur selaku ketua Syuriah PCNU Kab. Rembang sekaligus ditutup dengan doa.
Dalam wejangannya, Rais Syuriah menekankan atas kewajiban sosial yang harus dipikul setiap muslim dan ajakan untuk bergerak untuk kehidupan yang lebih baik. “Sekarang anda menerima zakat dan janganlah  berdoa untuk tahun depan agar menerima  zakat lagi. Akan tetapi berdoalah agar tahun depan dapat memberi zakat”    
Di samping itu pula diselipkan seruan bahwa dalam menyambut dan memulai hari pertama puasa Ramadlan dengan mengadakan tarawih ini, kita semua tidak usah terburu-buru dan tetap harus berpegang kepada hasil resmi sidang itsbat yang akan diumumkan pemerintah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar